dalam meja penuh tinta berserakan acak
bukan tak bermakna namun semuanya tampak tak bermakna
lagi aku lagi yang harus bernyanyi padahal telinga mereka sumbang untuk mendengar suaraku
apa tintaku tak mampu mewakili suaraku
hatimu memang keras maka dari itu aku memilih batu sebagai pendampingku
bukan tak bermakna namun semuanya tampak tak bermakna
lagi aku lagi yang harus bernyanyi padahal telinga mereka sumbang untuk mendengar suaraku
apa tintaku tak mampu mewakili suaraku
hatimu memang keras maka dari itu aku memilih batu sebagai pendampingku




